Dream Book


Rencana Buka Usaha

“Buatlah rencana hidupmu sendiri, atau seumur hidup akan menjadi bagian dari rencana orang lain”.

Kebanyakan orang yang memiliki keinginan atau angan-angan untuk membuka usaha hanyalah sebatas khayalan yang tidak pernah diwujudkan dengan alasan takut rugi, takut bangkrut, dll. Padahal mereka belum pernah untuk mencoba nya hanya berdasarkan dari cerita orang lain saja yang sering mengalami kerugian atau kebangkrutan karena sepi pelanggan atau bahkan tidak menutup modal.

Justru kesalahan yang dialami orang lain bisa dijadikan peluang dan pelajaran untuk kita yang baru saja ingin memulai usaha nya. Sesuatu bisa gagal karena pasti ada yang salah atau harus ada yang diperbaiki.

Selain itu alasan lain belum mencoba membuka usaha adalah karena mereka gengsi untuk membuka usaha dari yang kecil-kecilan terlebih dahulu padahal usaha yang sering kita anggap recehan sperti orang berdagang makanan seperti bakso, nasi goreng, dan makanan pinggiran jalan lainnya pendapatan mereka bisa jadi lebih besar dar pada seorang pegawai kantoran.

“Kalo mau BESAR berpikirlah yang BESAR”
Cobalah membuka DREAM BOOK anda atau bahkan jika anda tidak pernah menulis impian impian anda belum terlambat untuk anda catat sekarang juga apa impian impian anda dengan segala spesifikasinya didalam dream book anda.

“Karena orang SUKSES selalu mencatat apa yang dia impikan untuk dapat diwujudkan”.

Impian dan keinginan yang besar akan menumbuhkan gairah baru dalam dirinya (Rangga Umara) karena dibuatnya dengan hati, apa yang dibuatnya jadi seperti RUH-nya. Seperti yang dikatakan Stephen Convey, “Mulailah dari yang akhir”.

Berfikirlah akhirnya anda akan sukses dengan usaha kecil-kecilan anda, mendapatkan omzet yang besar dan banyak memiliki pelanggan setia. Karena anda apa yang anda fikirkan. Ubahlah mindset dalam diri anda sehingga anda akan mampu untuk membuka usaha seperti apa yang anda impikan.

Persiapan Buka Usaha

“Kalau tidak BERUBAH, saya akan KALAH.”
-Kotaro Minami-

Akhirnya si penulis buku DREAM BOOK ini, Rangga Umara. Seorang karyawan di salah satu perusahaan yang merasa dirinya berpenghasilan pas-pasan hanya untuk mencukupi kebutuhan keluarga bahkan untuk menabung saja hanya sekedar recehan uang logam. Dia mulai merubah fikiran nya dan dia kembali teringat akan Dream Book nya yang pernah ia tulis beberapa waktu tahun silam meski sempat terlupakan akhirnya dia memutuskan untuk keluar dari zona aman sebagai seorang karyawan kantoran.

Dia banyak belajar dari teman-teman nya yang berpengalaman. Sehingga dia tahu persis apa yang dipersiapkan untuk membuka usaha yang akhirnya dia jatuhkan pada usaha Pecel Lele. Karena dia mencari informasi bahwa usaha tersebut omzet nya mencapai puluhan juta rupiah dan belum memiliki spesialis restoran yang membuka usaha pecel lele tersebut.

  • Penentuan Bidang Usaha : Kuliner
  • Spesialisasi : Pecel Lele
  • Nama (Brand) : Pecel Lele Lela
  • Logo : mengikuti brand starbuck dengan lingkaran hijau yang sudah melekat oleh masyarakat luas namun gambar ditengah diganti dengan gambar Lele yang di design kartun.
  • Brand Story : lela itu sendiri adalah singkatan yang artinya Lebih Laku. Filosofi itu merupakan sebuah do’a dan keinginan.

Mengurus Hak Paten ke Dirjen HAKI.

Jadi pada intinya orang yang hendak mempersiapkan buka usaha selain peralatan fisik,sumber daya manusia dan modal adalah hal-hal yang disebutkan diatas. Terkadang orang lain menganggap hal itu tidak terlalu penting tapi akan penting jika usaha itu menjadi berkembang besar. Usaha kuliner mendunia seperti KFC,Mcd, dan Starbuck adalah berawal dari hal-hal yang telah dirincikan diatas. Kebanyak orang yang membuka usaha lupa akan hak paten sehingga tanpa disadari banyak orang yang berkesempatan mencuri apa yang telah kita miliki. Karena semua berawal dar ide yang brilliant.

Mulailah Berjualan
Setelah nama,logo, brand story, dan Hak paten. Mulailah melakukan tes produk. Cari tahu apa kelebihan dan kelemahan produk kita sebelum dijual. Rangga Umara memaparkan dalam buku ini untuk usahanya.

Kelebihan : lele itu menyehatkan karena mengandung protein dan mineral selain itu dagingnya gurih dan tekstur dagingnya lembu dan tidak terlalu banyak duri. Jadi mudah untuk memakan nya sehingga banyak orang yang menyukai lele.
Kekurangannya : banyak juga orang yang tidak suka lele Karena bentuk fisiknya kepalanya yang menyeramkan seperti ular dan warna nya hitam.

Jika kita sudah mengetahui apa kelebihan dan kekurangan nya sehingga kita bisa membuat analisis nya dengan SWOT. Tonjolkan kelebihan nya lalu poles kekurangan nya. Semua jenis bisnis pasti memiliki kelebihan dan kekurangan. Yang penting bisa diindetifikasi. Kemudian mulailah bereksperimen dan mempelajari kelebihan dan kekuatan produknya.

“Kebahagiaan sering datang kepada kita dalam bentuk kesakitan, kehilangan, dan kekecewaan , tapi dengan kesabaran , kita segera akan melihat bentuk aslinya”.

Ternyata usaha yang dijalankan oleh si penulis buku ini tidak semulus apa yang dia inginkan. Dalam kondisi dia masih bekerja dikantor, kemudian dia memiliki 3 orang karyawan yang diposisikan sebagai juru masak, pelayan, dan orang yang membantu segala kebutuhan operasional. Sementara itu dia tetap harus menghidupi seorang anak dan istri. Keadaan nya mulai beguncang padahal baru saja dia mulai, promosi sudah sering dia gencarkan tetapi pembeli masih sepi.

Dia berfikir bahwa pasti harus ada yang dikoreksi. Ternyata sepinya pembeli difaktori oleh Lokasi. Lokasi yang tidak terlalu ramai dan tidak didominasi oleh tempat-tempat yang berpotensi memiliki banyak tempat pembeli.

Akhirnya dia mencari lokasi baru. Tanpa harus menutup lokasi sebelumnya. Dia berfikir nilai kali. Dan di cabang yang ke-2 tersebut hasilnya lebih maksimal karena memang lokasinya yang lebih ramai dibanding lokasi cabang pertama namun akhirnya cabang pertama pun mulai banyak diminati oleh warga disekitarnya.

Kendaraan Menjemput Impian
Akhirnya Rangga memutuskan untuk keluar dari kantornya mengingat teguran yang dia dapatkankan karena dia harus mengurusi usahanya dimalam hari sehingga pagi hari ia merasa lelah dan tidak konsen dalam pekerjaan nya. Dia mulai memikirkan untuk memiliki cabang baru. Karena pendapatan bersih rata-rata setiap bulan nya percabang adalah 3juta rupiah. Dia berfikir nilai kali jika dia membuka banyak cabang.

Namun perjalanan karirnya sebagai pengusaha tidak berjalan semulus itu sementara dia sudah tidak berkarir lagi sebagai orang kantoran. Masalah kembali muncul dari si pemilik lokasi cabang ke-2. Orang yang menyewakan tempat, melihat ramai nya pengunjung pecel lela lela di tempat yang dia sewakan kepada rangga tersebut. Menambahkan harga sewa setiap bualan nya. Sehingga keuntungan laba bersih yang diterima rangga semakin berkurang dan berkurang akhirnya.

Dia ingin membuka cabang baru lagi tetapi maslahnya semakin kompleks dan tak semudah saat dia membuka cabnag ke-2. Dia berfikir untuk mengubah strategi . Dia berfikir untuk mencari partner sebagai investor.

“ Tanpa rencana, hidup kita hanya akan disibukkan dengan berpindah dari satu masalah ke masalah yang lain ”

Balada Jatuh bangun

“Jangan takut melakukan kesalahan, yang penting LURUSKAN NIAT lalu PERBAIKI”

Kesalahan demi kesalahan mulai ia perbaiki dan ternyata setelah ditelaah kesalahan nya ada pada KOMUNIKASI. Dalam setiap hubungan, tidak cukup hanya saling MEMAHAMI. Yang terpenting adalah menghindari SALAH MEMAHAMI alias salah paham. Kadang kita selalu ingin sering dimengerti. Kita merasa orang sudah mengerti kita, padahal belum tentu jika tidak ada KOMUNIKASI.

Hal ini terjadi pada kisah si penulis pada chapter sebelumnya diceritakan bahwa dia mengalami masalah yaitu pada saat usaha nya sudah ramai , si pemilik tempat usaha menaikan harga sewa yang semkin tinggi karena dia melihat ramai nya pengunjung. Dan dia dianggap tidak ramah lagi karena setelah usaha berjalan dia tidak pernah bersilaturahmi dengan si pemilik usaha lagi karena terlalu sibuk. Maka disitulah tidak terjadi komunikasi yang baik diantara keduanya.

Sehingga dapat disimpulka, jika kita memiliki sebuah tempat usaha kita juga harus mengenal baik dan ramah terhadap lingkungan disekitar tempat usaha kita sehingga hal tersebut juga memperlanjar usaha kita.

Di chapter ini juga diceritakan keinginan rangga umara untuk membuka cabang baru ke-3 dengan bantuan investor. Dengan bantuan seorang teman nya dia mulai menggarap proposal bisnis usaha untuk diajukan kepada orang yang mau menjadi investor usahanya.

“ Banyak orang cenderung memilih untuk mengganti pekerjaannya, pasangannya, dan teman-temannya. Tapi tidak pernah mempertimbangkan untuk mengubah diri nya sendiri.”

Mengapa Rezeki Mampet?

Pada dasarnya setiap orang selalu mencari ALASAN, dan ALASAN itu ada dua, yaitu ALASAN untuk BERHASIL dan ALASAN untuk GAGAL. Dia pun menyadari selama ini dia hanya belajar dari buku dan serba kata orang.

Dan dalam chapter ini dijelaskan juga beberapa kesalahan yang dia lakukan dalam bisnis nya yaitu mementingkan seluruh kebutuhan usahanya disbanding kebutuhan keluarga nya yang selama dia menjalankan usaha selalu mendapat hasil sisa, dan dalam segi usaha dia sendiri ada dua kesalahan yang cukup fatal.

Membuka cabang yang letaknya terlalu jauh antar cabangnya, sehingga merusak konsentrasinya. Dalam kondisi single fighter, sulit sekali membagi konsentrasi di dua tempat yang berjauhan apalagi belum memiliki system yang benar.

Dia mempercayakan seluruh prosesnya kepada juru masaknya.dari mulai membeli bahan baku, memasak, dan Sehingga dia tidak bisa mengatur pengeluaran untuk bahan baku.

“ Orang gagal punya banyak ALASAN orang sukses punya banyak UPAYA”

Intropeksi & Memantaskan Diri

“Saya harus belajar system rumah makan sama orang yang punya pengalaman, tidak tergantung lagi sama koki”

Kita harus melakukan evaluasi besar-besaran dalam hidup kita jika kita ingin merubah sesuatu yang salah dalam hidup kita. Dari waktu ke waktu dia terus belajar untuk menjadi lebih baik, dia mulai memantaskan diri dengan impianna, ternyata dia menyadari untuk bisa menggapai impian itu yang dibutuhkan bukan Cuma impian atau hal-hal teknis, tapi dia harus menyelaraskan impian dengan perilakunya, dimulai dari pola piker dan mental yang harus dipantaskan untuk menjadi BESAR sebesar IMPIANNYA.
“ Masih belum apa-apa , tapi tahu pasti sedang menuju kemana “

RAHASIA MEWUJUDKAN IMPIAN
Setiap orang punya kemungkinan yang tak terbatas untuk mewujudkan setiap impian nya, tapi sering kali impian tak pernah terwujud karena dibatasi oleh keraguan serta batasan pemikiran orang itu sendiri.

“ Doa bukan ‘ban serep’ yang dikeluarkan saat dalam masalah, tapi doa adalah ‘roda utama’ yang akan membawa kita sampai ke tujuan”

PENYEBAB IMPIAN MANDUL
Manusia cenderung menginginkan segala sesuatu secara instan. Alasan nya ya apalagi kalo bukan karena ingin mencapai tujuannya dalam tempo waktu yang sesingkat-singkatnya. Sayangnya, sering sengkali tidak dilaksanakan dengan cara yang seksama. Kita sering melihat orang yang tidak sukses-sukses juga padahal sudah melakukan upaya atau kesuksesannya tidak bertahan lama. Mengapa demikian?

Karena sering kali kita hanya memikirkan rencana-rencana yang bersifat jangka pendekdan hanya memikirkan keuntungan sesaat, jika merasa hasil pekerjaan kita tidak sesuai apa yang diharapkan, akhirnya cari lagi yang lain, dan begitu seterusnya hingga pada akhirnya kita kehilangan fokus.

Tetapi jika kita memfokuskan pada rencana jangka panjang maka kita akan terkondidikan dalam untuk menyusun setiap langkah dengan langkah lebih seksama dan terencana.
“Pekerjaan yang paling sulit diselesaikan adalah pekerjaan yang tidak pernah dimulai”
Dalam hal ini adalah konteks bisnis. Kita selalu berkeinginan membuka usaha tetapi kita selalu merasakan hal takut gagal. Rasa takut tersebut membuat kita sering kali tidak berani membuka usaha karena terlalu banyak pertimbangan, atau malah kita berhenti melakukan sesuatu pada saat kita menghadapi masalah hanya karena kalo maju terus kita akan jatuh.

“ tidak ada orang gagal yang tidak punya masa depan dan tidak ada orang sukses yang tidak punya masa lalu”

Mencoba adalah tindakan yang penuh keberanian, sebaliknya menunda adalah sebuah tindakan pengecut. Jangan terjebak oleh kata takut sebagai alasan untuk menunda.

BENGKEL IMPIAN

“ Jangan merangkak dalam keraguan, berlarilah dengan keyakinan”

Keyakinan itu bisa menjadi sebuah kekuatan yang bisa membuat seseorang yang tadinya biasa saja bisa menjadi luar biasa. Tapi bila keyakinanya terhambat orang yang plaing berbakat sekalipun bisa jadi gagal , karena lalu ragu-ragu dan tidak memulai action.

4 PONDASI yang kita perlukan dalam membangun bisnis usaha
• AKSI
Tidak pernah ada sukes yang tercipta dalam sebuah tindakan yanpa aksi, kita hanya akan jadi pemimpi. Yang dilakukan hanya berandai-andai tanpa hasil yan nyata. Begitu juga kalau kita menulis dalam dream book tanpa action maka selama nya tidak akan pernah terwuujud.

• LOKASI
Bisa juga diartikan dengan POSISI, kita sering kali mengubah lokasi /posisi kita, dan berdiam di satu tempat dengan alsan sudah nyaman dan terbiasa disana. Malas untuk keluar dari lingkaran dan cenderung akan berharap agar keberuntunganlah yang akan menghampiri kita.

• KONEKSI
Memiliki banyak teman sangat menyenangkan, apalagi teman yang tempat berbagi saat kita berbagi suka tapi jugag berbagi duka. Dan akan lebih menyenangkan jika teman-teman kita juga orang yang bekerja sama dengan kita dan selalu mendukung kita yuntuk sukses.

• MENGETAHUI
Jai pengusaha tidak harus banyak bisa , tapi harus banyak “tahu”. Mau buka restoran tidak harus bisa masak, tapi setidaknya tahu membedakan antara juru masak yang jago dan tidak. Begitu juga ingin membuka salon, memangnya kita harus jadi banci dulu untuk buka salon?
Intinya , semua orang bisa melakukan usaha apa sesuai dengan impiannya, tidak harus ahli dibidang itu. Yang harus dilakukan adalah PERLUAS WAWASAN.

“JURUS MENULIS DREAM BOOK”

  1. Buatlah dream book versi kita sendir. Yang terpenting harus KONSISTEN.
  2. Impian yang ditulis juga bisa digunakan sebgaai afirmasi, memacu diri dan meningkatkan adrenalin.
  3. Dihalaman depan tulis nama kita yang besar.
  4. Dihalaman berikutnya cobalah jujur dengan diri kita sendiri. Tulislah kelebihan dan kekurangan kita
  5. Buatlah catatan tetang apa yang kita impikan untuk diri kita sendiri. Mulailah dari kondidi kita yang dulu jangan langsung ke materi.
  6. Tulislah impian-impian kecil kita untuk yang lebih besar.
  7. Maknai setiap impian dengan sesuatu yang positif.
  8. Teruslah berlatih unutk mewujudkan impian.

Sumber : Rangga Umara, The Magic of Dream Book, Transmedia, Jakarta, 2014.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s