PROSEDUR AJUAN BEASISWA BPPS MUDAH


ADA anggapan selama ini kuliah untuk program pasca ini rumit dan biaya sangat mahal dan hal ini dialami penulis sewaktu mengambil program S-2. tapi mata kita baru terbuka kalau pemerintah telah menyediakan kemudahan untuk kuliah lanjut melalui jalur beasiswa, salah satunya ada program beasiswa dari Dikti untuk dosen (BPPS) dan untuk mahasiswa yang baru lulus (Bidik). dengan keinginan berbagi dengan teman dosen lainnya yang belum ada kesempatan karena kurangnya informasi.

Hal yang harus dipersiapkan.

  • Menyelesaikan persyaratan beasiswa khususnya dosen
Hal yang harus dipersiapkan dan agak lama karena anda harus bolak balik mencari informasi tentang waktu ajuan beasiswa biasanya mulai sekitar bulan februari sampai bulan maret dan ajuan biasanya bukan bersifat pribadi tapi harus kampus dimana anda mengajar yang mengajukan.dibawah ini ada beberapa syarat yang harus anda selesaikan
ketentuan pelamar BPPS
  1. Dosen tetap pada perguruan tinggi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
  2. Yang dimaksud dosen tetap di lingkungan Kementerian Pendidikan Kebudayaan adalah:

a)    Dosen tetap pada perguruan tinggi yang diselenggarakan oleh Pemerintah;
b)    Dosen pegawai negeri sipil yang dipekerjakan di perguruan tinggi yang diselenggarakan oleh masyarakat atau Perguruan Tinggi Swasta (PNS DPK)
c)     Dosen tetap Perguruan Tinggi Swasta dengan ketentuan sebagai berikut:

(1)   Dosen tetap yang diangkat oleh Ketua Yayasan atau Perguruan Tinggi Swasta di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional;
(2)   Sudah mempunyai Nomor Induk Kepegawaian (NIK) yayasan;
(3)   Tidak berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Calon PNS (CPNS) di luar Kemdiknas;
(4)   Tidak berstatus guru PNS dan/atau guru yang sudah disertifikasi;
(5)   Memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN)
3.    Memenuhi persyaratan Tugas Belajar yang ditetapkan pada Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 48 Tahun 2009. Surat Keputusan Tugas Belajar (sebagaimana tercantum pada peraturan tersebut) harus diperolehnya maksimal satu tahun sejak diterima sebagai mahasiswa. Segala konsekuensi yang diakibatkan oleh tidak diurusnya SK Tugas Belajar tersebut menjadi tanggung jawab dosen yang bersangkutan dan perguruan tinggi yang mengirimnya.
kelengkapan syarat administrasi
  1.  Fotokopi Surat Keputusan (SK) Pengangkatan pegawai pertama dan terakhir;
  2. Surat Keterangan atau Rekomendasi dari Kopertis tentang Status Dosen Tetap Yayasan;
  3. Fotokopi NIP/Kartu Pegawai/NIDN;
  4. Surat keterangan Angka Kredit/Jabatan Akademik dosen yang dicapai dari Pimpinan Perguruan Tinggi Asal/Kopertis;
  5. Surat Pernyataan penugasan (tersedia dalam formulir pendaftaran)

 Sumber : Pedoman Beasiswa Pendidikan Pascasarjana (BPPS), Tahun 2011.

Setelah ketentuan telah anda penuhi dengan pihak akademis maupun dengan syarat personal seperti legalisisasi ijazah (S1, S2, S3) yang sebelumnya harus ada kepangkatan dosen, tapi tahun ini cukup melampirkan NIDN saja, apakah nama anda sebagai dosen sudah didaftarkan atau belum?
  •  Ajukan berkas persyaratan dan surat ajuan beasiswa ke KOPERTIS
Kemudian semua persyaratan anda ajukan ke kopertis untuk diverfikasi kelengkapan dan kelayakannya dan jangan lupa anda minta surat penyerahan berkas untuk jaga-jaga kalau berkas kita terselip atau belum sampai.(prosesnya cukup lama jadi anda ikuti terus dan berkomunikasi dengan penerima berkas kita di kopertis)
Kemudian anda dapat informasi kalau berkas anda sudah di verifikasi di kopertis dan anda akan mendapatkan SURAT REKOMENDASI dari ketua kopertis setempat untuk mendapatkan beasiswa yang akan anda lampirkan saat anda mendaftar ke BPPS Dikti secara online. ke http://beassiwa.dikti.go.id/bpps  dan anda juga harus lampirkan past photo berwarna dalam bentuk yang telah ditetapkan dan tunggu hasilnya berupa printout bukti anda telah mendaftar online beasiswa BPPS ke Dikti. langkah selanjutnya anda mendaftar ke PPs yang anda tuju sesuaidengan jurusan anda dengan membawa persyaratan
  1. Fotokopi Ijazah Pendidikan terakhir yang telah disahkan oleh yang berwenang;
  2. Fotokopi Transkrip Akademik yang telah disahkan oleh yang berwenang,
  3. Lulusan Perguruan Tinggi Swasta harus menyertakan hasil Ujian Negara;
  4.  Fotokopi karya ilmiah terbaik yang dihasilkan selama lima tahun terakhir. Bila penelitian lampirkan ringkasannya; (bagi yang memiliki)
  5. Rekomendasi akademik dari dua orang dosen yang pernah membimbing dalam studi atau dari atasan (tersedia dalam formulir pendaftaran);
  6. Pernyataan dukungan/ijin atasan tempat bekerja (tersedia dalam formulir pendaftaran);
  7. Pas Foto berwarna ukuran 3 x 4 sebanyak 3 (tiga) buah;
  8. Tanda bukti pembayaran biaya pendaftaran.
 Setelah di verifikasi oleh PTN penyelenggara baru kita mendapatkan NOMOR TEST dan sekitar dua/tiga pekan kita akan mengetahui hasil test PPs kita (LULUS/TIDAK) dan kalau diterima langkah berikutnya anda mendaftar ulang sambil melengkapi persyaratan diatas plus uang pertama, oleh karena kita tidak secara langsung mendapatkan beasiSwa, jadi nombok dulu yang penting anda sudah lulus tes masuk ke PTN yang anda tuju.

Selanjutnya tinggalah sabar menanti dan dari panduan BPPS kita dapat tunjangan bulanan yang suatu waktu berubah :
NO
KOMPONEN BIAYA
JENJANG PENDIDIKAN
S2
S3
1.
Tunjangan baiay hidup
Rp. 1.500.000,-
Rp. 1.500.000,-
2
Tunjangan penelitian
Rp. 425.000,-
Rp. 900.000,-
3
Biaya buku
Rp. 300.000,-
Rp. 325.000,-
4
Biaya penyelenggaraan pendidikan
Maksimal
Rp. 1.250.000,-
Maksimal
Rp. 1.500.000,-
  • Persiapan kuliah dan menunggu beasiswa turun.

Harap-harap cemas menunggu beassiwa turun, walaupun sudah lulus dan mulai kuliah biasanya beberapa bulan setelah perkuliahan dimulai dan dimulai ada mata kuliah martikulasi bagi yang masuk jurusan yang tidak linier.semoga bermanfaat bagi semuanya.

SUMBER : Panduan Beasiswa Dikti

5 thoughts on “PROSEDUR AJUAN BEASISWA BPPS MUDAH

  1. andri irawan berkata:

    Mas mau bertanya sebenarnya besar kemungkinan kita mendapatkan beasiswa bppdn kalau kita sudah lulus seleksi dari pps penyelenggara dan kemudian sudah diusulkan namanya untuk menerima beasiswa bppdn oleh pps tsb. apakah banyak kejadian yang sudah diusulkan tapi ternyata tidak mendapatkan beasiswa bppdn? jika seperti itu kan sedikit rumit, soalnya perkuliahan di pasca dengan pengumuman bppdn dari dikti berbeda waktunya, dan yang jadi masalah adalah mahasiswa tersebut harus mengikuti perkuliahan tapi harap2 cemas apakah dapat beasiswa atau tidak, dan kalau tidak apa yang harus dilakukan? mengingat mendanai dengan biaya sendiri sepertinya tidak mungkin

    Suka

  2. Kamaruddin berkata:

    Terima kasih informasinya, mohon kedepan agar prosedur pencairan dana bpps dipermudah dan dipercepat, sebelum matrikulasi sudah cair. Karena tidak semua penerima bpps mampu dari segi biaya. Kalau bisa dipermudah kenapa dipersulit? kalau bisa dipercepat, kenapa diperlambat? berikan pelayanan yang baik, cepat, mudah dan murah kepada setiap warga negara, terimakasih

    Suka

  3. Kiki Sulistiyani berkata:

    makasih pak infonya sangat bermanfaat….
    ada pertanyaan yang ingin saya ajukan, apakah ada beasiswa BPPS untuk mahasiswa yang baru lulus dan apa saja persyaratannya?
    soalnya dari artikel diatas hanya menjelaskan tentang dosen.
    terima kasih

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s